Fakta Seputar Cincin Pertunangan
Cincin pertunanagan yang merupakan simbol dari dua orang yang telah menyatakan niat untuk melangsungkan pernikahan pada awalnya merupakan budaya Romawi Kuno. Dalam tradisi kristen, cincin ini akan dipakai sampai kematian memisahkan mereka.
Mitos masa lalu
Di masa lalu, jenis logam yang digunakan pasangan, menunjukkan status sosial mereka, utamanya pihak laki-laki. Kaum miskin menggunakan besi sebagai bahan cincin pertunangan, sementara kaum kaya dan bangsawan menggunakan emas atau perak. Pada masa sekarang, jenis logam yang digunakan lebih menunjukkan penghargaan lelaki kepada pasangannya karena pada kenyataannya banyak perempuan sekarang ini yang telah meiliki karir dan mampu mandiri secara finansial.
Gaya cincin juga mempunyai makna tersendiri. Antropolog menyebutkan gambar cincin dipilih untuk menggambarkan kecenderungan mereka dalam interaksi sosial. Apakah misalnya kecenderungan untuk berpola hidup sederhana atau kecenderungan mewah dan berkelas, atau juga kecenderungan lainnya.
Lingkaran cincin melambangkan keabadian karena ia tidak mempunyai ujung (akhir). Hal itu diharapkan terjadi pada pernikahan pasangan. Lingkaran cincin juga dimaknai sebagai simbol pembaruan dan keutuhan.
Lalu kenapa cincin pertunangan disematkan pada jari manis sebelah kiri? Orang-orang Romawi kuno percaya bahwa vein of love atau dalam bahasa latin vena amoris berjalan dari jari manis tangan kiri ini langsung ke jantung. Meskipun kepercayaan ini keliru, -karena semua jari mempunyai strukturyang sama,- ini menunjukkan romantisme Bangsa Romawi Kuno.
Trend sekarang
Pada masa-masa akhir, beberapa pasangan menggunakan berlian yang lebih mahal dan berkelas untuk cincin pertunangan mereka. Namun sebagian yang lain menyayangkan penggunaan berlian ini. Alasannya karena berlian ini berasal dari penambangan di afrika yang dilakukan dengan cara yang tidak benar. Disamping itu juga anggapan bahwa sebagian hasil perdagangan berlian yang mahal itu digunakan untuk pembelian senjata dan pendanaan lain terkait konflik dan peperangan. Hal ini tentu saja mengurangi makna romantisme yang ingin diciptakan dari sebuah pertunangan.
Beberapa pasangan memilih untuk menggunakan cincin atik. Hal ini karena disamping biayanya relatif lebih murah, yang lebih penting adalah lebih romantis. Karena cincin ini mempunyai cerita tersendiri bagi mereka. Tentu semua mempunyai ‘nilai’-nya sendiri-sendiri. Apapun pilihan cincin pertunangan kamu (atau bahkan jika kamu memilih tidak memakai cincin pertunangan sekalipun), semoga ketika sampai ke pernikahan, itu menjadi pernikahan yang bahagia dan diberkahi .
Incoming search
- arti simbolik pemakaian cincin
- fakta sebuah pertunangan
- seputar cincin