masalah pernikahanBeberapa kamu mungkin sedang dalam hubungan dengan seorang lelaki, tetapi takut meningkatkan status ke jenjang pernikahan. Bukan hanya kamu dan pasangan kamu yang mempunyai kecenderungan seperti itu. Sebenarnya, ada beberapa orang yang cenderung mempunyai ketakutan untuk menjalin komitmen seumur hidup.

Lalu apa saja yang menjadi alasan orang takut menikah? Berikut 5 diantaranya

1. Kehilangan kebebasan. Beberapa orang menempatkan kebebasan sebagai prioritas utama dalam hidupnya. Menikah, menempatkan mereka berada dalam kontrol pasangan, sehingga tidak bebas lagi untuk melakukan aktivitas sekedar nongkrong dengan teman. Disamping hal tersebut, perasaan tanggung jawab terhadap pasangan membuat mereka terbebani.

2. Takut berkomitmen. Jika seorang terbiasa melancarkan godaan-godaan iseng, main mata dan sejenisnya, ikatan pernikahan membuat mereka tersiksa setiap kali melihat perempuan cantik (atau lelaki tampan) tanpa menggodanya. Apalagi bagi merteka yang mempunyai pasangan posesif.

3. Berbagi. Dengan menikah, seorang harus berbagi, tidak hanya waktu tetapi juga tempat tidur, kamar mandi dan semua hal. Bagi beberapa orang yang belum siap, itu bukanlah sesuatu yang menarik.

4. Membatasi berteman dengan lawan jenis. Sebelum menikah, bebas saja jika seorang berteman akrab dengan lawan jenis: lelaki dan perempuan juga sebaliknya. Pada awal pernikahan, mungkin pasangan masih bisa menerima sahabat-sahabat tersebut, tapi lambat-laun itu akan menjadi masalah. Pasangan akan mulai bereaksi dan menginginkan tidak ada orang lain, sekalipun sekedar teman akrab, diantara kehidupan mereka.

5. Tidak bisa merawat tubuh. Setelah menikah, baik laki-laki maupun perempuan cenderung melupakan kebugaran tubuhnya. Tanggung jawab terhadap pasangan dan anak-anak membuat waktu untuk diri sendiri menjadi berkuran.

Namun demikian alasan-alasan itu sebenarnya hanyalah anggapan saja. Dengan mempunyai prioritas dan tujuan yang jelas dalam hidup, mungkin kita tidak perlu lagi mempunyai ketakutan untuk melksanakan pernikan. Bagaimana dengan kamu?

Silahkan meninggalkan sebuah komentar!

*