Cermati Kandungan Hewani pada Pil
Sebuah studi menjelaskan bahwa, sebagian vegetarian dan mereka yang tidak mengkonsumsi daging karena alasan agama ataupun budaya tidak menyadari bahwa mereka telah mengkonsumsi gelatin dalam pil yang mereka gunakan. Gelatin merupakan protein yang diperoleh dari hidrolisis kolagen yang secara alami terdapat pada tulang atau kulit binatang.
Gelati yang digunakan pada bahan pembantu, seperti pemanis, pelumas dan lainnya biasanya tidak dicantumkan pada label obat. Para peneliti di Manchester Royal Infirmary berpendapat bahwa pelabelan yang lengkap dan alternatif bagi vegetarian mutlak diperlukan.
Dalam sebuah survey yang dilakukan terhadap 500 pasien penderita kelainan urologi (kelainan terkait kandung kemih), 200 diantaranya mengatakan bahwa mereka tidak akan mengambil obat dengan kandungan hewani di dalamnya. Dari jumlah tersebut 57% mengatakan akan mengambil obat dengan kandungan hewani, jika memang tidak ada alternatif lainnya, sedangkan 43% bahkan mengatakan tidak akan mengambilnya sama sekali.
Namun demikian, hanya satu dari lima pasien yang bertanya kepada dokter atau apoteker apakah obat dalam resep yang diberikan kepada mereka terdapat kandungan hewani atau tidak. “Kita sudah tahu bahwa dokter tidak cukup tahu tentang isu eksipien dalam pengobatan,” kata para peneliti dalam rilis yang dimuat di Postgraduate Medical Journal.
Mereka juga mengatakan masalah ini tidak terbatas pada obat-obatan digunakan untuk mengobati kondisi urologis. “[Isi Gelatin] hampir pasti masalah yang jauh lebih besar untuk 860 juta non-urologis di Inggris setiap tahun. Eksipien konten tidak mudah diidentifikasi,” para peneliti mengingatkan.